Lagi Duduk-Duduk Di Pinggir Jalan? Ketahui Dulu Hak-Hak Jalan Yang Wajib Ditunaikan Berikut Ini


Tak jarang kita sering mendapati orang orang yang suka duduk-duduk di pinggiran jalan tanpa alasan yang jelas, baik itu yang dilakukan oleh anak-anak muda maupun orang-orang yang sudah berumur. Dan yang lebih menyedihkan lagi, tak jarang diantara mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang kurang pada tempatnya seperti mengeluarkan ucapan-ucapan yang bisa mengganggu perasaan orang-orang yang lewat.  Begitu juga dengan senda gurau mereka di jalan tersebut, bagaimanapun akan  membuat orang-orang jadi terganggu dan merasa risih mendengarnya. Belum lagi terkadang diiringi dengan perbuatan yang bukan lagi sekedar ucapan, tapi sudah menjurus ke tindakan tercela seperti melempar batu, petasan atau yang semisal dengannya. Tentu tidak sepantasnya itu terjadi yang merupakan adab tercela, apalagi kalau dilakukan oleh seorang muslim.

Ketika berada di jalanan yang dilalui juga oleh banyak orang, kita senantiasa harus memperhatikan adab-adabnya, karena Islam sudah mengajarkan akan adab di jalan tersebut. Kita tidak bisa seenaknya dan sesuka hati kita dalam berbuat di jalan umum, karna jalan itu memiliki hak-hak yang harus kita tunaikan bila kita kebetulan berada disana.
Sebagaimana Roshulullah Shallallahu 'alayhi wasallam telah menyebutkan dalam sebuah hadits tentang hak-hak di jalan .

عن أبي سعيد الخُدري رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال :  إياكم والجلوس في الطرقات }}
فقالوا : يارسول الله مالنا من مجالسنا بدّ، نتحدّث فيها. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : {{ فإذا أبيتم إلاّ المجلس فأعطوا الطريق حقه ، قالوا : وما حقّ الطريق يا رسول الله ؟ قال : {{ غضّ البصر، وكفّ الأذى، وردّ السلام، والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر }}
متفق عليه.

Dari Abi Sa'id Al-Khudriy Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shollallahu 'alayhi wasallam bersabda :
"Berhati-hatilah kalian dari suka duduk-duduk di pinggir jalan." Maka para Shohabat berkata : "Wahai Roshulullah, tidaklah kami duduk-duduk di pinggir jalan melainkan hanya sekedar untuk berbincang-bincang. Maka Roshulullah Shallallahu 'alayhi wasallam berkata : "Maka jika kalian enggan melainkan hanya untuk duduk-duduk saja disana, maka berikanlah haknya jalan tersebut." Para shohabat bertanya: Apa haknya wahai Roshulullah ? Roshulullah Shallallahu 'alayhi wasallam berkata : "Menundukkan pandangan, menahan gangguan, menjawab salam, serta memerintahkan yang ma'ruf dan melarang dari yang munkar." Muttafaqun 'alayhi.
( Hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhoriy dalam shohih nya ).

Maka di dalam hadits ini Nabi Shallallahu 'alayhi wasallam memberi peringatan kepada kita bila sedang berada di pinggir jalan untuk melaksanakan hak-hak orang yang lewat di jalan tersebut. Karena hal ini akan membawa kita kepada perbuatan zalim dan tercela bila kita tidak menjaga mata dan adab kita seperti menundukkan mata dari melihat aurat-aurat manusia serta melihat laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya. Dan juga menjaga lisan-lisan kita dari perbincangan atau ucapan-ucapan yang melalaikan, diantaranya seperti ghibah, mencela, mengucapkan kata kata kotor atau yang semisalnya dari ucapan-ucapan yang tercela.

Oleh karena itu Nabi Shallallahu 'alayhi wasallam sungguh-sungguh memperingatkan kita dari perkara ini, dikarenakan banyaknya mafsadah ( kerusakan-kerusakan ) yang terdapat di dalamnya.
Namun jika memang tetap ingin untuk duduk-duduk di jalanan, maka wajib untuk memberikan hak-hak nya orang yang lewat di jalan tersebut sebagaimana yang telah disebutkan oleh Nabi Shallallahu 'alayhi wasallam  didalam hadits diatas.

Semoga artikel singkat ini bermanfaat dan menjadi pelajaran bagi kita untuk bisa menunaikan apa yang diperintahkan oleh Rasululloh shalallahu ‘alaihi wasallam saat berada di jalan.
Wallahu a'lam bis showab.

(Sumber: Kitab Syarh Riyadhus Sholihin karya Syaikh Muhammad bin Sholih Al-'Utsaimin Rahimahullah Ta'alaa Jilid 2 Hal. 441)

Share artikel ini:

Posting Komentar

 
Copyright © Berlomba Dalam Kebaikan Islam dan Sunnah - Designed by OddThemes