Bagaimanakah Posisi Shaf Wanita Saat Sholat Berjamaah?

Kita bersama sudah paham bahwa sholat merupakan rukun Islam yang kedua. Urutannya yang nomor dua setelah mengucapkan dua kalimat syahadat menunjukkan betapa pentingnya posisi sholat ini dalam kita berislam. Dan sholat adalah ibadah yang kita lakukan rutin setiap hari, kecuali bagi wanita disaat kita sedang haid dimana sholat tentu tidak diperbolehkan untuk melakukannya. Namun demikian, bagaimanapun kita harus berilmu tentang berbagai hukum sholat ini karena ini adalah bagian ibadah terpenting bagi kita sebagai seorang muslimah.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana sih posisi shaf wanita itu disaat sholat berjamaah? Apakah sama dengan safnya kaum pria? atau berbeda sama sekali.... Berikut pembahasannya.

Kita tahu, bahwa walaupun wanita lebih afdhol melakukan sholatnya di rumah, tapi tetap diperbolehkan melakukannya di masjid dengan berbagai syarat yang telah ditetapkan Rasululllah shalallohu'alaihi wasallam. Diantaranya adalah menjaga aurat, menjaga adab, terpisah letaknya dengan kaum laki-laki dan bukan dijadikan hal yang wajib untuk dilakukan terus-menerus sebagaimana halnya kaum laki-laki.

Nah, bila kita kaum wanita melakukan sholat berjama'ah, dari segi shaf maka posisi shaf yang paling baik adalah posisi yang paling belakang. Berbeda dengan shaf kaum laki-laki dimana kaum laki-laki shaf yang terbaiknya adalah yang paling depan dan berada di sebelah kanan. Hal ini berdasarkan dalil dari Nabi Shalallahu'alaihi wasallam yang dirawatkan oleh Muslim radhiallohuanhu:

خَيْرُ صُفُوفِ الِرجَالِ أَوِّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا

“Sebaik-baik shaf laki-laki adalah shaf yang pertama dan seburuk-buruknya adalah yang terakhir. Sebaik-baik shaf wanita adalah shaf yang terakhir dan seburuk-buruknya adalah yang pertama.” (HR. Muslim no.440).

Dari hadits ini sangat jelaslah bagaimana Rasulullah Shalallohu'alaihi wasallam dalam menetapkan posisi masing-masing shaf laki-laki dan wanita agar bisa kita pahami mana yang terbaik untuk diamalkan.
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat.

Share artikel ini:

Posting Komentar

 
Copyright © Berlomba Dalam Kebaikan Islam dan Sunnah - Designed by OddThemes